JEMPARINGAN, NYOBA SEKALI BIKIN PENGEN BERKALI-KALI
Apa itu Jemparingan?
Jemparingan adalah lomba panahan tradisi mataram, yang digelar dalam rangka memperingati Hari
Lahir Sri Sultan Hamengkubuwono X. Secara teknis cara
memanah dalam lomba ini dilakukan dalam posisi duduk bersila di atas tikar,
dengan badan menghadap ke samping 90*. Cara ini meniru sikap memanah prajurit
Jawa jaman dahulu ketika mengendarai kuda. Sasarannya berupa uwong-uwongan atau orang-orangan
berukuran kurang dari satu depa. Jarak tembaknya kurang lebih 30 meter. Permainan panahan ala Mataraman ini mempunyai sebuah makna yang mengajarkan
kita untuk mengasah dan meningkatkan daya konsentrasi melalui berbagai elemen.
Elemen-elemen tersebut diantaranya adalah kesabaran, keseimbangan, daya fokus
serta pernafasan yang teratur dan stabil demi tercampainya titik sasaran yang
ingin dicapai oleh sang ksatria panah atau sang pemanah. Yang unik dari
permainan ini adalah dresscodenya
yaitu pakaian jawa. Dengan kain jarik, baju tradisional lengkap dengan
blangkon. Itu untuk laki-laki tapi untuk perempuan seperti aku???
ternyata untuk perempuan, memakai kebaya.
Sudah cukup jelas deskripsinya?? Pada kesempatan yang berbahagia ini, sehhh malah kayak pidato aja. Ditengah hari yang cukup panas. Terpapar langsung sinar sang mentari tepatnya di plataran candi ratu boko, pertama kalinya aku mendapatkan pelajaran tentang “jemparingan”. Aku memperhatikan setiap tingkah dan ucapan sang instruktur. Hingga tiba saatnya, aku diberi kesempatan untuk membidik sasaran. Simulasi kali ini tidak menggunakan uwong-uwongan tapi masih sasaran tembak seperti panahan pada umumnya, jaraknya pun hanya 10 meter. Yah lumayan sih buat pemula seperti aku ini. Dengan jarak sedekat itu tak semua orang berhasil membidik sasaran. Karena hal ini berkaitan dengan emosi sang pemanah. Jangan harap kalo kalian lagi galau bisa tepat sasaran. Percobaan pertamaku agak melenceng. Di bawah garis paling luar. Kalo biasanya aku mainan senapan angin, harusnya jemparinganpun gak jadi masalah dong. Aku penasaran dan ingin mencobanya kembali. Suuuuuut jebret , horeeeee teriakan histerisku ketika anak panah melesat dan mengenai tengah lingkaran kuning. Nah mulai dari situ aku tertarik dan ingin mengulang dan mengulang kembali.

Komentar
Posting Komentar